Sedikit soal Banua
Nama aku Banua, kelahiran Jakarta, 20 September 1982. Besar di Bogor, sekarang sedang kuliah di Jerman.
Aku ingin lebih dikenal sebenarnya, makanya aku mencoba buat tulisan2 kecil ini. Sebelumnya aku pengen menjelaskan sedikit, mengapa pengunaan bahasa “aku” dan mungkin bahasanya terasa aneh. Intinya aku mau kembali ke dasar (back to basic) dimana aku menulis dari bahasa yang paling aku kuasai yaitu Bahasa Indonsia, aku mempunya kebanggaan dalam menggunakannya, namun dalam penggunaanya kucoba agar tetap enak didengar (tak terlalu baku), dan mudah dimengerti.
Lanjut soal aku tadi,
aku ini sebenernya pada dasarnya orangnya simpel, dimana aku mudah untuk bahagia, tanpa aku perlu menuntut banyak hal. Namun aku akui orang itu berubah dengan bertambahnya umur. Dan di saat ini pikiran aku terkadang tak sesimpel seperti dulu. Kekhawatiran dan juga rencana2 untuk kehidupan ke depan, malah membuat aku berpikir terlalu rumit. Disamping itu tuntutan dari kuliah yang saya lakukan, menuntut selalu atas sebuah jawaban yang pasti (exakta).
Berpikiran sesuatu yang kearah depan dan merencanakannya itu bukanlah jelek. Namun ada banyak hal2 yang ada di dunia ini, yang kita gak bisa rencanakan 100%, terutama kapan kita “jatuh”. Aku saat2 terakhir ini mengalami “jatuh” beberapa kali. Kegagalan di bidang studi, kerja, sosial, persahabatan, cinta yang aku alami bukan terjadi begitu saja. Aku mengakui, bahwa dari sikap sombong, serakah, egois, malas adalah asal mula dari turunnya kualitas hidupku.
Bersambung….